Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 2009

Berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

kelengkapan motor(pasal 285):

Pasal 285
(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kanlpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

(2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, atau penghapus kaca sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Rambu dan markah(pasal 287):

Pasal 287
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf a atau Marka Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

lupa bawa STNK(Pasal 288):

Pasal 288
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau surat tanda coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Tidak Memiliki SIM(Pasal 288):

Pasal 281
Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah).

lampu utama malam/siang(Pasal 293):

Pasal 293
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
(2) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah).

Helm Standard(penumpang / pengemudi)(Pasal 291):

Pasal 291
(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
(2) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor yang membiarkan penumpangnya tidak mengenakan helm sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

mengemudi tidak konsentrasi (misalnya sambil nelp) :

Pasal 283
Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Sumber

Kalo beneran dijalanin sih lumayan ngeri nih sangsi nya. :)

About these ads
    • Roy
    • Oktober 7th, 2009

    Wah, ntar lagi oknum P****i makin buncit aja dunk. Kan orang akan lbh memilih damai ditempat daripada bayar segitu. Panen dech oknum P****i kedepannya….!

      • @li
      • November 1st, 2009

      aturan mang buat dilanggar…
      biar yg buat aturan makin sring tangkap yg langgar…
      maju perut pantat mundur

  1. lumayan buat oknum “P”
    Tinggal tunjukkan pricelist en nawarin diskon sekian

    • P Adink Sudrajat
    • Oktober 21st, 2009

    Sebelum aku tahu UU lalulintas baru ini, rada prihatin, karena sering melihat oknum p****i berspeda motor pribadi yg tdk memenuhi pasal pasal di atas, apa ada kekebalan hukum gitu?? ato waktu itu blm berlaku UU barunya?

    • Iyaapp… mereka oknum-oknum itu kebal hukum dan bebas membengkokan hukum sepertinya. :)

    • Rama
    • Oktober 27th, 2009

    Mas… ada ng’? peraturan mengenai modifkasi motor..??? Soalx ada Pa’ P****i ngebolehin modifikasi motor.. toch brapa hari kemudian malah kena’ tilang… gimana dong..???

    • chewank
    • November 6th, 2009

    ah……ada2 aja penetapan undang oleh wakil rakyat,bukanya memihak rakyat tpi menguntungkan oknum penegak hukum……,untuk aturan itu????????????????
    jwabannya untuk di langgar…….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • nugrosh
    • Januari 21st, 2010

    Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 2009 sangat bagus.. ..

  2. Unscrupulous police made public the rules, while the police themselves a lot does not comply with that rule … if this continues ten years later, Indonesian leaders this country has an end.

    • yusep Bendot Bandung
    • Desember 9th, 2010

    iya tuh motor aku sendiri yang beli pajak aku bayar sendiri trus kenapa harus diatur bahkan saya merasa cenderung untuk dijebak dengan aturan berkendara yang banyak sekali……. seolah olah jika aku tidak melanggar peraturan yg ini, aku akan melanggar peraturan berikutnya…. jika masih tidak aku langgar …… masih ada perangkap berikutnya yang tertuang di undang2 lalu lintas

    • niessa
    • Januari 9th, 2011

    makasssihh bgt buat bikin karya tulis ilmiah niihh :)

  3. Saya mohon kepada Anggota Dewan yang terhormat “pasal 107 ayat 2 tentang kewajiban menyalakan lampu utama pada siang hari supaya dibatalkan atau ditinjau ulang karena tidak ada manfaatnya dan menjdi peluang korupsi oknum polisi. karena menurut saya seseorang akan menyalakan lampu itu bila dibutuhkan sesuai dg kepengingan”. terima kasih

    • joni
    • Maret 10th, 2011

    acab (all Cop Are BAstard)

  4. saya heran sama pk P””””” yang nilang gara2 pengukur kecepatan rusak dipermasalahkan,,padahal kita sebaai pengendara jg tau kalau memakai motor kebut2n teh berbahaya,,jadi tau batas maksimal kecepatan…
    apakah sepeda motor yang dipkai pk P””””” benar2 lengkap.???

    • smangat
    • Februari 6th, 2012

    pernah ada yang bayar sebesar itu ga?

  5. I’m really impressed together with your writing skills as well as with the format to your blog. Is this a paid topic or did you modify it yourself? Anyway stay up the excellent high quality writing, it is uncommon to see a great weblog like this one today..

  1. Januari 8th, 2010
  2. Januari 9th, 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: