Eternal Sunshine of the Spotless Mind

“Eternal Sunshine of the Spotless Mind” (2004)
sutradara : Michel Gondry

Eternal Sunshine of a Spotless Mind poster

Eternal Sunshine of a Spotless Mind poster


Jarang-jarang gua bisa bela-belain nulis rekomendasi film, tapi sepertinya film ini perlu ditonton semua orang; terutama yang lagi sebel-sebelan sama pasangannya. Hahahaha..

Film ini pada garis besarnya menceritakan karakter Joel Barish (Jim Carey) yang hendak menjalankan terapi penhapusan memori terhadap segala kenangan yang dia alami bersama pacarnya Clementine Kruczynski (Kate Winslet), setelah mereka berdua mengalami keributan besar. Tapi ketika proses penghapusan itu berlangsung, pikiran bawah sadar Joel baru menyadari kalo dia tidak ingin kenangan yang begitu indah bersama Clementine ikut terhapus. Tapi apa boleh buat, Joel sedang dalam proses penghapusan ingatan ini tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghentikan proses ini. Paling tidak secara fisik, karena ketika proses, dia harus dalam keadaan tertidur. Tapi pikiran bawah sadarnya tidak mau menyerah, dia berusaha melarikan kenangan indah bersama Clementine itu ke bagian-bagian ingatan dia yang lain. Tapi kemana pun dia melarikan diri, tetap saja program penghapus ingatan bisa menemukan dimana kenangan itu disimpan dalam otaknya. Sehingga pada ahirnya semua kenangan Joel terhadap pacarnya, Clementine hilang dari ingatan nya. Padahal Joel ternyata masih sayang banget sama Clementine.

Buat cerita yang lebih detail dan bagaimana endingnya, kalian harus nonton sendiri film yang sangat bagus dan surealis ini. Tapi asli gua pribadi terharu banget nonton film ini loh, disini gua makin bisa belajar betapa berharganya keberadaan orang-orang yang kita sayangi sekarang. Meskipun mereka mungkin sering membuat kita kesal atau bahkan berpikir andai mereka tidak pernah ada.

Trailer: http://www.youtube.com/watch?v=f34oYgz6bGs

  1. cuma mau share sedikit yang saya dapet…
    setiap orang harus belajar dari kesalahan dirinya, jangan terus mencari kesalahan orang lain.. saya rasa endingnya ngomong kyakgitu…
    dalem banget filmnya..

    • Niken
    • September 19th, 2010

    Gue terharu banget setelah nonton film ini, beberapa minggu lalu di Metro TV. Joel nggak mau menghapus kenangan itu meskipun dia sebenarnya terganggu karena kenangan itu. kerjanya jadi nggak konsen, jadi rapuh dan stres.

    Bagaimanapun juga, semua kenangan bersama Clem terlalu indah untuk dilupakan. Ini tahap paling kritis dari seseorang yang terluka karena cinta, dan berusaha HARUS move on, move forward ke kehidupan yang selanjutnya, bersama orang baru yang bisa dia sayangi.
    Banyak orang berhasil melewati tahap itu, banyak yang gagal, bahkan sampe punya pacar/suami/istri… masih suka melihat ke belakang. *kayak gue yg masih susah menghadapinya, seperti Joel (curcol)*

    Gue pernah baca di artikel psikologi, bahwa pikiran yang menyenangkan itu cenderung addictive. Jika semua memori manis sama orang dari masa lalu itu terlalu indah, otomatis seseorang akan terus terdorong untuk memikirkannya. Karena ada sensasi gembira dalam otaknya jika memikirkannya. (sekaligus juga, kemudian… terluka)..

    Joel mungkin terpikir untuk merasakan perasaan bahagia itu lagi, maka ia memikirkannya dan tidak bisa/tidak mau lupa. Tapi kemudian dia terluka. Senang-terluka-senang-terluka…. Begitu terus. Mau secanggih apapun teknologi penghapus pikiran yg digunakan, kalau orangnya nggak mau melupakannya, ya susah.

    Bagus film ini, so sweet, so painful, and funny. Banyak orang merasakan apa yang dirasakan Joel, termasuk gue. Film yang representatif🙂

  1. Januari 9th, 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: